kelompok 2

A. Study Kasus
Pada akhir semester 1,Lusy telah memiliki 70 file bahan kuiliah 50 file tugas 10 filerapat baksos yang tersimpan pada folder “my document” (kebetulan sejak beli PC hanya ada drive C). diantara file tersebut ada yang berekstensi .doc, .ppt, .pptx, .pdf, .mov, .mp3, .odt, .m, .fig, .xls, .flv, , .png, .jpg, .mht, .html. Lusy ingin komputernya terbagi menjadi drive C dan drive D. drive C sebagai tempat penyimpanan sistem dan drive D sebagai tempat penyimpanan data. Ketika proses partisi sebaiknya Lusy pakai file sistem FAT, FAT 32 , NTFS, atau ext ?? Proses pemindahan file dilakukan dengan menggunakan command prompt atau Windows Explorer, apa yang harus diperbuat oleh Lusy ? berilah semacam tips untuk memelihara kesehatan PC !!


B. Identifikasi masalah
• File sistem FAT, FAT 32, atau NTFS yang sebaiknya dipakai Lusy untuk partisi hard disk ?
• Proses pemindahan file dengan Command Prompt atau Windows Explorer yang sebaiknya dipakai oleh Lusy ?
• Tips memelihara kesehatan PC
C. Landasan Teori
• Pengertian file sistem FAT
sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Untuk penyingkatan, umumnya orang menyebut sistem berkas FAT sebagai FAT saja. Kata FAT sendiri adalah singkatan dari File Allocation Table, yang jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Sistem berkas ini digunakan oleh sistem operasi MS-DOS (hanya versi FAT12 dan FAT16), Windows (hampir semua versi Windows; untuk versi FAT yang didukung olehnya lihat pada bagian versi), GNU/Linux, dan masih banyak sistem operasi lainnya yang juga mendukung termasuk Macintosh OS/X. FAT pertama kali dikembangkan oleh Bill Gates dan Marc McDonald, pada tahun 1976-1977. Sistem berkas ini merupakan sistem berkas utama untuk sistem operasi yang ada saat itu, termasuk di antaranya adalah Digital Research Disk Operating System (DR-DOS), OpenDOS, FreeDOS, MS-DOS, IBM OS/2 (versi 1.1, sebelum berpindah ke sistem HPFS), dan Microsoft Windows (hingga Windows Me). Untuk disket floppy, FAT telah distandardisasikan sebagai ECMA-107 dan ISO/IEC 9293. Standar-standar tersebut hanya mencakup FAT12 dan FAT16 tanpa dukungan nama berkas panjang, karena memang beberapa bagian dalam standar nama file panjang di dalam sistem berkas FAT telah dipatenkan.


• Pengertian file sistem FAT 32
FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua Operating System, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows Xp karena Windows Xp tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.
• Pengertian file sistem NTFS
NTFS atau Windows NT File System merupakan sebuah sistem berkas yang dibekalkan oleh Microsoft dalam keluarga sistem operasi Windows NT, yang terdiri dari Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT 4.0 dengan semua service pack miliknya), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista). Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance). Fitur-fitur standar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).
• Pengertian file sistem ext
File system bisa dikatakan merupakan yang mengatur sekumpulan file dan direktori dalam sistem operasi. Tujuannya agar file dan direktori yang tersimpan di hardisk dapat di akses dengan mudah. Di windows menggunakan file system biasanya FAT (16 dan 32 bit), NTFS. Linux memiliki file system yang berbeda dibanding dengan windows.
Kebanyakan distro linux menawarkan berbagai macam variasi file system yang dapat Anda pilih. Tapi mungkin disini hanya dibahas tiga yang paling sering digunakan, yaitu :
* Ext2
* Ext3
* Reiserfs
Ext2 merupakan tipe file system yang paling tua yang masih ada. Akronim dari ext2 adalah second file system. Pertama kali dikenalkan pada tahun 1993. Menyimpan data secara hirarki standar yang banyak digunakan oleh sistem operasi. Data tersimpan di dalam file, file tersimpan di dalam direktori. Sebuah direktori bisa mencakup file dan direktori lagi di dalamnya yang di sebut sub direktori. Maksimum ukuran file yang didukung oleh ext2 adalah 2 Terabyte, dan volumenya bisa mencapai 4 Tb. Nama file bisa mencapai 255 karakter. Juga mendukung file system linux user, groups, dan permision (POSIX). Juga mendukung kompresi file. Bagaimanapun juga ext2 memiliki kelemahan dalam hal, ketika shut down secara mendadak membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk recover. Untuk melakukan clean up file system, biasanya ext2 secara otomatis akan menjalankan utility e2fsck pada saar booting selanjutnya. Utility ini mencoba memperbaiki masalah yang kemungkinan terjadi ketika sistem di matikan secara mendadak. Ext3 merupakan pengembangan dari ext2. Akronimnya third extended file system. Bahkan utility yang terdapat di ext2 juga terdapat di ext3. Ext3 menawarkan keunggulan yang menjadikannya lebih dibandingkan ext2 : journaling. Ingat pada kekurangan pada ext2 yang harus memeriksa seluruh file system jika ada masalah, maka pada ext3 ini tidak perlu dilakukan. Dengan menggunakan journaling, maka waktu recovery pada shutdown yang mendadak tidak akan selama pada ext2. Maka tidak salah kalau saat ini banyak distro linux menggunaka ext3 sebagai file system standarnya. Kekurangannya, pada ext3 dengan menggunakan journaling maka membutuhkan memory yang lebih dan memperlambat operasi I/O. Bagaimanapun juga, karena dengan menggunakan ext3 melakukan pekerjaan yang meningkatkan integritas data dan melakukannya dengan cepat, kebanyakan sistem administrator lebih memilih ext3 dibanding ext2. Reiserfs. Bisa dikatakan alternatif selain ext3, karena memiliki fungsi journaling. Tapi reiserfs memiliki secara keseluruhan berbeda dibanding ext2 dan ext3 dalam struktur internal. Reiserfs mendukung maksimum file hingga 8Tb dan maksimum volume 16 Tb. Bahkan dikatakan lebih cepat dibandingkan ext2 dan ext3.
D. Analisis masalah
• Lucy hanya mempunyai drive C dan dia ingin membaginya menjadi 2 bagian yaitu : drive C untuk menyimpan file sistem dan drive D untuk menyimpan file data.
• File sistem apa yang harus dipakai oleh Lusy untukmenyelesaikan permasalahan itu.
E. Solusi
1. Lusy sebaiknya memakai file sistem NTFS karena sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan keluarga sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan dalam sebuah lingkungan yang terdistribusi, seperti halnya pengaturan akses (access control) siapa saja yang berhak mengakses sebuah berkas atau direktori, penetapan kuota berapa banyak setiap pengguna dapat menggunakan kapasitas hard disk, fitur enkripsi, serta toleransi terhadap kesalahan (fault tolerance). Fitur-fitur standar sebuah sistem berkas, seperti halnya directory hashing, directory caching, penggunaan atribut direktori, dan atribut berkas tentu saja telah dimiliki oleh NTFS. Bahkan, Microsoft telah menambahkan kemampuan yang hebat ke dalam NTFS agar memiliki kinerja yang tinggi, lebih tinggi daripada sistem berkas yang sebelumnya semacam HPFS atau FAT, khususnya pada ukuran volume yang besar, tetapi juga tetap mempertahankan kemudahan pengoperasiannya. Salah satu keunggulan NTFS dibandingkan dengan sistem berkas lainnya adalah bahwa NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan sebuah fungsi yang baru di dalam sistem operasi, tanpa harus merombak desain secara keseluruhan (perombakan mungkin dilakukan, tapi tidak secara signifikan).

Beberapa Fitur NTFS

Bagian berikut akan memberikan informasi sedikit mengenai beberapa fitur NTFS:

* NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna (dalam NTFS disebut dengan Disk Quota).
* NTFS mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan jenis beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
* NTFS mendukung kompresi data transparan yang, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan harddisk. Selain itu, NTFS mendukung pembuatan berkas dengan atribut sparse (berkas yang berisi banyak area kosong di dalam datanya) yang umumnya dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi ilmiah.
* NTFS mendukung hard link (tautan keras) serta symbolic link (tautan simbolis) seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS, implementasinya lebih sederhana. Fitur symbolic link dalam NTFS diimplementasikan dengan menggunakan Reparse Point yang awalnya hanya dapat diterapkan terhadap direktori. Windows Vista mengizinkan penggunaan symbolic link terhadap berkas.
* NTFS mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter. Berbeda dengan sistem berkas FAT yang masih menggunakan pengodean ANSI (8-bit ASCII) dan hanya berorientasi pada format 8.3. Penggunaan nama panjang dalam sistem berkas FAT akan menghabiskan lebih dari dua entri direktori. Tabel di bawah ini menyebutkan karakteristik perbandingan antara NTFS dengan sistem berkas FAT32 dan FAT16.
* NTFS memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut dengan alternate data stream.
2. Yang harus dilakukan oleh Lusy untuk pemindahan file dengan command prompt, yaitu :
- Pergi ke Start > Run...
- Ketik cmd
- Command Prompt terbuka.
- Gunakan perintah "cd" untuk pindah direktori. Ketika berada di "c:\windows\system32", dan mau bekerja di folder "c:\download" ketik:
c:\windows\system32> cd c:\download
- Untuk mengkopi, perintahnya copy disertain nama file asal dan nama file tujuan. Jadi kalo kamu mau kopi file "film.avi" ke direktori "c:\film" keitk:
c:\windows\system32> copy film.avi c:\film
- Semua perintah bawaan windows bisa dilihat dengan mengetik "help"
- Penjelasan perintah tertentu umumnya bisa dilihat dengan mengetik nama perintah diikuti "/?". Contoh, kalau ingin tahu penjelasannya, perintah "copy" tadi, ketik:
c:\windows\system32> copy /
Terus selain itu ada juga, yaitu :


3. Tips memelihara PC :
• Mempercepat booting.
Buka System Configuration Utility. Pada tab BOOT.INI, beri tanda (P) pada “/NOGUIBOOT”. Ini akan mempersingkat waktu boot dengan menghilangkan Windows startup screen. Pada tab Startup, seleksi ulang seminimal mungkin item yang sangat dibutuhkan. Hal yang sama juga dilakukan pada service yang dijalankan. Usahakan jumlah service yang ter-load tidak lebih dari 25.
• Optimalkan pendingin PC Anda

Fan memang menjadi senjata utama kebanyakan PC untuk mengusir panas dari komponen. Namun, fan ini juga yang sekaligus menjadi biang kerok keributan yang menghasilkan dengungan konstan pada PC Anda.
• Perbaiki Aliran Udara dalam Casing

Layaknya sebuah rumah, casing komputer membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Tujuannya membantu agar udara di dalam casing tidak terlalu panas.
• Membersihkan PC

Mulai dengan mencabut semua kabel yang menempel ke komputer, seperti kabel power dan monitor. Lalu bersihkan bagian luar dan dalam komputer.
• Pasang Saringan udara di casing

Hal ini untuk menjaga kebersihan casing Anda. Tentunya Anda harus memperhatikan bahan yang digunakan karena jika bahan yang digunakan tidak baik, maka Anda akan mengalami permasalahan baru yaitu saluran udara yang tersumbat.


0 komentar:

Posting Komentar

Selamat Datang © 2008 Template by:
SkinCorner